Komoditas Ekspor Terbaik Di Jawa Timur

Komoditas Ekspor Terbaik Di Jawa Timur

daftarhargakomoditas.web.id Setiap daerah memiliki kemampuan komoditasnya masing- masing dari yang tingkat kuantitasnya sampai kualitasnya. Berikut ini adalah salah satu negara penghasil komoditas ekspor yang beradi di Jawa Timur.

Jawa Timur alami defisit neraca perdagangan sebesar USD 300,21 juta pada Oktober 2019. Defisit neraca perdagangan Jawa Timur itu didorong sektor nonmigas alami defisit sebesar USD 32,95 juta dan sektor migas defisit USD 267,26 juta.

Selama Januari-Oktober 2019, neraca perdagangan Jawa Timur masih defisit USD 2,25 miliar. Hal ini disumbangkan oleh defisit sektor migas USD 2,8 miliar dan sektor nonmigas justru kinerjanya positif dengan surplus USD 539,90 juta.Mengutip data BPS Jawa Timur ditulis Sabtu, (16/11/2019), ekspor Jawa Timur naik 5,46 persen pada Oktober 2019 dibandingkan September dari USD 1,59 miliar menjadi USD 1,68 miliar. Namun, kalau dibandingkan Oktober 2018, ekspor turun 17,96 persen.

Kenaikan ekspor pada Oktober 2019 disumbangkan sektor nonmigas dan migas. Ekspor komoditas nonmigas naik 4,46 persen dari USD 1,53 miliar menjadi USD 1,6 miliar. Ekspor nonmigas menyumbang 95,28 persen dari total ekspor bulan ini. Dibandingkan Oktober 2018, nilai ekspor nonmigas turun 15,19 persen.Sepanjang Oktober 2019, ekspor nonmigas terutama antara lain ekspor perhiasan/permata dengan nilai transaksi USD 253,59 juta. Angka ini naik 0,51 perse dari bulan sebelumnya USD 252,31 juta. Kontribusi ekspor perhiasan/permata mencapai 15,84 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Timur. Ekspor ini dikirim ke Jepang dengan nilai USD 112,27 juta.

Baca Juga : Harga Pangan Stabilkan Harga Komoditas

Lalu ekspor nonmigas disumbangkan dari kayu, barang dari kayu yang nilainya mencapai USD 122,06 juta atau naik 8,98 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Golongan barang ini sumbang 7,63 persen dari total ekspor nonmigas dan utamanya dikirim ke China dengan nilai USD 23,95 juta.Selain itu, komoditas ikan dan udang dengan nilai ekspor USD 101,93 juta atau naik 16,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kelompok barang ini menyumbang 6,37 persen dari total ekspor nonmigas bulan ini. Komoditas ini dominan ekspor ke Amerika Serikat senilai USD 39,96 juta.

Sepanjang Oktober 2019, tujuan ekspor nonmigas Jawa Timur antara lain ke Jepang mencapai USD 295,07 juta. Sedangkan ekspor ke Amerika Serikat sebesar USD 230,22 juta dan China sebesar USD 192,04 juta.Bila dilihat berdasarkan sektor, ekspor Jawa Timur masih didominasi oleh sektor industri dengan nilai ekspor mencapai USD 1,44 miliar atau kontribusi sebesar 86,21 persen dari total ekspor pada Oktober.

Lalu disusul ekspor sektor pertanian dengan nilai ekspor mencapai USD 146,73 juta yang sumbang 7,63 persen. Ekspor sektor migas mencapai USD 79,27 juta dengan kontribusi 4,72 persen. Ekspor pertambangan dan lainnya dari mempunyai nilai terkecil dengan peranan sebesar 0,34 persen atau senilai USD 5,64 juta.

Sepanjang Januari-Oktober 2019, komoditas terbesar ekspor adalah barang perhiasan dari logam mulia lainnya dengan kontribusi 8,94 persen atau sebesar USD 1,50 miliar. Disusul komoditas tembaga dimurnikan berupa katoda sebesar 5,21 persen atau USD 878,88 juta. Kemudian sisa dan skarp dari logam mulia lainnya dengan peranan sebesar 4,49 persen atau USD 756,63 juta.

Sementara itu, ekspor migas naik 30,60 persen dibandingkan bulan sebelumnya yaitu dari USD 60,70 juta menjadi USD 79,27 juta pada Oktober 2019. Komoditas migas menyumbang 4,72 persen total ekspor Jawa Timur. Dibandingkan September 2018 nilai ekspor migas turun sebesar 50,54 persen.

Related posts