Harga Kopi naik 5% sebulan terakhir

Harga Kopi naik 5% sebulan terakhir

daftarhargakomoditas.web.id – Kenaikan harga kopi hingga 5% dalam beberapa hari terakhir. Dan inilah penyebab kenaikan harga kopi dalam beberapa waktu ini.

Menurut Pranoto Soenarto, Wakil Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI). Sejuh ini kenaikan harga kopi di pasar global tidak terlalu berpengaruh, hal ini karena penurunannya tidak signifikan.

“Yang jelas itu pasti ada dampaknya. Petani itu kalau harga turun, enggak mau ikut menurunkan harga, tapi kalau naik itu ikut naik. Tapi memang kalau kopi tertentu seperti kopi dari Aceh dan kopi dari Sumatra Utara itu memang tidak terlalu turun dan tidak terlalu terpengaruh,” kata Pranoto kepada Kontan, Kamis (4/10).

Menurut Ketua Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (Gaeki) Hutama Sugandhi, harga di pasar global tidak mempengaruhi impor. “Harga kopi belum meningkat, harganya masih stabil dan turun di bandingkan bulan lalu,” ujarnya.

Hutama memprediksi hingga akhir tahun ini impor kopi akan menurun hingga 10% karena faktor cuaca dan perawatan yang tidak bagus. Namun demikian, Pranoto menjelaskan untuk kopi lokal (sorted coffee) tidak terpengaruh faktor cuaca.

Baca Juga :

“Kalau dilihat produksi kita ini benar-benar sorted. Tahun ini kan lagi cuaca bagus, bagus panennya. Harusnya kan kita secara sorted naik (produksinya),” ujarnya.

Menurut Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), saat ini harga kopi berdasarkan harga petani adalah Rp 85.000 untuk jenis arabica, Rp 21.000 per kg untuk jenis robusta yang sejauh ini stabil. Untuk kopi spesial harga naik dari Rp 90.000 per kg menjadi Rp 100.000 per kg.

Related posts