Kopi Arabika Cocok Jadi Komoditas untuk Trans Papua

Kopi Arabika Cocok Jadi Komoditas untuk Trans Papua

Daftarhargakomoditas.web.id –┬áDirektur Jenderan Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Sarwo Edhy memimpin rapat koordinasi pengembangan perluasan areal daerah penyangga Trans Papua, Rapat itu dihadiri oleh Tim Staf Khusus Presiden Kelompok Kerja Papua, Pemda Kabupaten Mimika (Sekda, Asisten II, Kepala dinas Pertanian), Pemda Kabupaten Intan Jaya (Kepala Bappeda, Kadistan), Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua. Selain itu, hadir juga Direktorat Komoditas seperti Direktur Aneka Kacang dan Umbi, Ditjen Tanaman Pangan, Perwakilan Direktorat Perbenihan Ditjen Hortikultura, Perwakilan Direktorat Tanaman tahunan dan Penyegar, Ditjen Perkebunan dan Para esselon II Lingkup Ditjen PSP. Live22 Slot Games…

Read More

RI dan Rusia Bentuk Grup Bahas Barter Sukhoi dengan Komoditas

RI dan Rusia Bentuk Grup Bahas Barter Sukhoi dengan Komoditas

Daftarhargakomoditas.web.id –Proses negosiasi imbal dagang alias barter dengan Rusia masih berjalan. Rencananya, imbal dagang dilakukan untuk membeli pesawat tempur Sukhoi Su-35 yang ditukar dengan sejumlah komoditas di dalam negeri. “Intinya menunggu Kemenhan kapan dilaksanakan, kita pihak Rusia dengan imbal beli,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan di Kementerian Perdagangan, Dia mengatakan proses negosiasi masih terus berlangsung antara Indonesia dan negeri Beruang Merah tersebut. Terakhir kedua belah pihak telah membuat grup diskusi untuk membahas kelanjutan rencana tersebut. “Rusia belum mau berunding untuk komoditi apa saja. Bukan belum…

Read More

Ekspor Produk Dari Pertanian Meningkat 500 Persen

Ekspor Produk Dari Pertanian Meningkat 500 Persen

Daftarhargakomoditas.web.id – Program strategis jangka panjang, yaitu Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) merupakan salah satu program transmigrasi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Program ini dilakukan dengan menyerahkan berbagai bantuan pertanian seperti benih, bibit serta perluasan lahan. Program itu pun siap disukseskan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Menteri Amran mengatakan, konsep membangun desa, artinya adalah membangun Indonesia. “Intinya sama, kami ingin meningkatkan kesejahteraan petani-petani yang ada di daerah transmigrasi,” kata Mentan saat menghadiri Rapat Koordinasi Transmigrasi yang diselenggarakan Kemendes PDTT di hotel Sultan, Rapat…

Read More

Mentan Klaim Ekspor Perkebunan Naik 800 Persen

Mentan Klaim Ekspor Perkebunan Naik 800 Persen

Daftarhargakomoditas.web.id – Menteri Pertanian Amran Sulaiman baru saja meresmikan peluncuran benih unggul dalam program BUN (Bibit Unggul Nasional) 500 di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Buah Batu, Palangkaraya. Dalam peluncuran, Amran menyebutkan jika ekspor perkebunan Indonesia saat ini melonjak signifikan. Dulu, ekspor perkebunan hanya berkisar 300 ribu ton per tahun. Namun karena optimalisasi yang sudah dilakukan Kementan, ekspor naik menjadi 2,4 juta ton atau sekitar 800 persen per tahun. “Per tahun ekspor perkebunan naik jadi 2,4 juta ton pertahun dari yang awalnya 300 ribu ton. Menurut data BPS, secara keseluruhan ekspor…

Read More

Kenangan Menteri Bambang tentang Masa Jaya Indonesia di Era 60-an

Kenangan Menteri Bambang tentang Masa Jaya Indonesia di Era 60-an

Daftarhargakomoditas.web.id –┬áMenteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, membeberkan kondisi pasang surut pertumbuhan ekonomi Indonesia dari tahun ke tahun. Menurut dia, capaian pertumbuhan ekonomi saat ini justru mengalami perlambatan dibandingkan era 60-an. Jika berkaca pada periode 1968-1979, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia pada saat itu mencapai sekitar 7,5 persen. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh komoditas minyak dan gas. Bahkan pada masa itu, Indonesia sempat dijuluki raja minyak dengan kapasitas produksi mencapai di atas 1 juta per barel per hari. “Pada saat itu, ekonomi Indonesia tidak lagi bertumpu pada sumber daya alam…

Read More